ImageDahulu, kita memiliki novel-novel yang senantiasa bertemakan perjuangan. Novel-novel itu akhirnya semakin banyak dicetak karena semakin banyak peminatnya. Karena peminatnya itu mempunyai gaya hidup dan budaya yang beragam, maka tema-tema novel kita pun semakin beragam pula. Kini muncul pula novel-novel cinta, novel-novel gaul, dan sebagainya. Ternyata, semakin lama novel-novel itu akhirnya sulit dibedakan dengan novel-novel populer jaman dulu. Yang berbeda hanyalah penerbitnya saja.

Dan akhirnya, adanya usaha-usaha sebelumnya untuk mencetak novel-novel bertema perjuangan itu seakan-akan tidak ada artinya, karena toh akhirnya kembali kepada tren novel sebagaimana sebelum novel-novel perjuangan itu ada. Sehingga…, novel-novel perjuangan itu tidak lebih hanyalah sepenggal sejarah dari sejarah panjang dunia pernovelan.