Klasifikasi Kata Menurut Ilmu Nahwu dan Ilmu Sharaf
Dalam tata bahasa Arab, sebagaimana juga dalam tata bahasa yang lain, kata sebagai satuan terkecil bahasa bisa diklasifikasikan menjadi berbagai macam kelompok. Ini tentu saja kemudian memudahkan kita dalam mempelajari tata bahasa Arab. Kata, dalam bahasa Arab, pertama-tama dibagi menjadi: isim, fi'il dan huruf. Selanjutnya, kata ada yang mabni dan ada yang mu'rab, ada yang mudzakkar dan ada yang muannats, dan sebagainya. Berbagai jenis kelompok kata ini seluruhnya bisa dilihat dalam uraian berikut ini.
I. KLASIFIKASI ISIM MENURUT ILMU NAHWU
1. ISIM MU’RAB
Isim Marfu’ : 1) Mubtada’, 2) Khabar, 3) Isim Kaana, 4) Khabar Inna, 5) Fa’il, 6) Na-ibul Fa’il, 7) Yang mengikuti isim marfu’ (Na’at, Taukid, Badal, Athaf)
Sebagian zharaf yang mabni, dan yang tersusun dari zharaf
Isim fi’il
II. KLASIFIKASI FI’IL MENURUT ILMU NAHWU
1. FI'IL MABNI
Fi’il madhi
Fi’il amr
Fi’il mudhari’ yang disambung dengan nun niswah atau nun taukid
2. FI'IL MU'RAB : fi’il mudhari’
Tanda-tanda rafa’-nya fi’il mudhari’ : dhommah – tetapnya nun
Tanda-tanda nashab-nya fi’il mudhari’ : fathah – hilangnya nun
Tanda-tanda jazm-nya fi’il mudhari’ : sukun – hilangnya nun – hilangnya huruf ‘illat
III. KLASIFIKASI HURUF MENURUT ILMU NAHWU
1. Huruf-huruf yang memasuki isim
Huruf-huruf jar
Inna dan saudara-saudaranya
Huruf-huruf nida’ (panggilan)
Huruf pengecualian illaa – wawu ma’iyyah – laam ibtida’
2. Huruf-huruf yang memasuki fi’il
Huruf-huruf nashab
Huruf-huruf jazm
Maa dan laa – Qad – Siin dan Saufa
3. Huruf-huruf yang memasuki isim maupun fi’il
Huruf-huruf athaf
Dua huruf istifham : hamzah dan hal
Wawu haal dan laam qasam
IV. KLASIFIKASI ISIM MENURUT ILMU SHARAF Isim menurut bangunannya :
Isim ghairu shahih akhir (Maqshur, Manqush, Mamdud)
Isim shahih akhir
Isim menurut kedefinitifannya
Isim nakirah
Isim ma’rifah : Dhamir, ‘Alam (kunyah, laqab, isim), Isim isyarah, Isim maushul, Yang ma’rifah karena alif laam, Yang di-idhafah-kan terhadap ma’rifah, Munada yang tertentu maksudnya
ass.wr.wr. saya mau usul masalah kaiadah tafsir.disini belum ditampilkan secara keseluruhan,untuk itu sebagai pelengkap saya harap dicantumkan,contohnya masalah huruf athaf didalam kaidah tafsir masih belum jelas, apa makna dari masing2 huruf itu sendiri.terima kasih
Wah, kalau itu kayaknya perlu pembahasan tersendiri, alias artikel tersendiri. Tapi diantaranya sebagai berikut:
Huruf wawu dalam Al-Qur'an bisa bermakna salah satu dari dua, atau dua-duanya. Yang pertama, lit tartib (menyatakan urutan = 'lalu'). Kedua, lizziyadah / lil ma'iyyah (menyatakan tambahan = 'dan').