| Yang Berjatuhan di Jalan Dakwah |
|
Bentuk-bentuk Jatuh di Jalan Dakwah
Itulah beberapa indikasi jatuhnya seseorang di jalan dakwah, mulai dari indikasi yang ringan sampai pada yang paling berat.
Fenomena berjatuhan di jalan dakwah adalah fenomena yang hampir selalu ada. Siapakah yang dirugikan dari fenomena ini? Dakwah? Sampai batas-batas tertentu, bisa jadi. Akan tetapi, yang sebetulnya dirugikan adalah sang aktivis dakwah yang terjatuh tersebut. Dakwah itu ibarat gerbong kereta yang mengangkut para aktivisnya sebagai penumpang. Jika ada seseorang yang tertinggal dari gerbong, akan ada saja orang lain yang menggantikan kursi tempat duduknya. Tertinggalnya orang tersebut hampir tidak berpengaruh pada dakwah. Sebaliknya, yang tertinggal itulah yang menjadi rugi. Relakah kita menjadi orang yang tertinggal itu? Selanjutnya, apa sajakah yang bisa menyebabkan seorang aktivis dakwah terjatuh di jalan dakwah? Secara umum, ada 2 sebab: faktor internal dan faktor eksternal. Karena Faktor Internal 1. Karena semangat menurun Antisipasi :
2. Karena merasa jenuh Antisipasi :
3. Karena tidak puas Antisipasi :
4. Karena tidak bisa memahami dakwah Antisipasi :
Karena Faktor Eksternal 1. Karena terbawa oleh lingkungan pergaulan Antisipasi :
2. Karena tekanan dan pengaruh keluarga Antisipasi :
3. Karena terbuai oleh kenikmatan dunia Antisipasi :
4. Karena tidak kuat menghadapi tekanan kehidupan Antisipasi :
5. Karena tidak kuat menghadapi intimidasi Antisipasi :
6. Karena perselisihan atau konflik dengan saudaranya Antisipasi :
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| < Sebelumnya | Sesudahnya > |
|---|