|
Ditulis oleh Abdur Rosyid
|
Orang-orang mengatakan begini: Ibnu Rusyd mengatakan bahwa jalan menuju kebenaran itu tidak hanya satu, tetapi banyak. Imam Al-Shan’ani telah memberikan judul Subulus Salam kepada sebuah kitab fiqihnya yang sangat terkenal. Subulus Salam sendiri bermakna Jalan-jalan (bukan satu jalan melainkan banyak jalan) Menuju Keselamatan. Kalau kita mau pergi ke Roma maka banyak jalan yang bisa kita tempuh. Kita bisa ke Roma melewati Arab. Kita pun bisa ke Roma melewati Amerika. Kita bisa ke Roma dengan pesawat terbang. Kita pun bisa ke Roma dengan kapal laut. Apakah ke Roma lewat Arab lebih baik daripada lewat Amerika? Belum tentu. Masing-masing rute tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Apakah ke Roma dengan pesawat terbang juga mesti lebih baik daripada dengan kapal laut? Belum tentu juga. Masing-masing cara memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri.
|
|
|
Ditulis oleh Abdur Rosyid
|
Allah Ta’ala berfirman: “Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh menuju kepada-Ku pasti akan Kutunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami (subulana)”. (QS Al-Ankabut: 69) Ayat diatas menyiratkan bahwa jalan-jalan menuju perkenan Ilahi tidaklah satu saja, melainkan lebih dari satu (banyak) sebagaimana dinyatakan oleh Allah dengan penggunaan bentuk jamak subulana (dan bukan sabilana). Permasalahan yang kemudian muncul adalah apakah yang dimaksud dengan sabil. Jawaban terhadap pertanyaan ini nantinya akan mempengaruhi definisi (batasan) kata sabil sebagaimana yang dinyatakan dalam ayat diatas.
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Hasil 10 - 11 dari 11 |