Menu Content/Inhalt
Halaman Depan arrow Akhlaq
Akhlaq
Adakah Pacaran dalam Islam?
Ditulis oleh Abdur Rosyid   

ImageSebagian orang mungkin bertanya apakah pacaran diperbolehkan dalam Islam? Sebagian yang lainnya dengan agak iseng bahkan mungkin akan bertanya apakah ada pacaran yang islami?

Jika yang dimaksud dengan pacaran disini adalah hubungan antara laki-laki dan perempuan diluar nikah yang seharusnya hanya boleh dilakukan oleh sepasang suami isteri, tentu tidak boleh. Masalah ini sudah dijelaskan dengan jelas oleh Islam. Berdua-duaan, bermesra-mesraan, bercumbu-cumbuan, dan semacamnya tidak boleh dilakukan oleh laki-laki dan perempuan kecuali setelah menikah. Bahkan, Islam pun melarang segala jenis perbuatan yang bisa mendekatkan atau menggiring seseorang kepada zina. Allah SWT berfirman,”Dan janganlah kalian dekati zina. Sesungguhnya zina itu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk” (QS Al-Isra’ : 32).

 
Menggapai Sholat Khusyu'
Ditulis oleh Abdur Rosyid   

ImageMengapa orang muslim bila berdoa harus dengan sholat ? Dan bagaimana caranya agar sholat kita khusyu’ ? Jawabannya begini. Jika yang dimaksud adalah berdoa, sebenarnya tidak harus dengan sholat. Artinya, doa bisa juga dilakukan di luar sholat. Akan tetapi memang sholat adalah suatu ritual yang khusus sekaligus paling utama untuk ’berkomunikasi’ dengan Allah dan berdoa kepada-Nya. Sholat memang sarat dengan doa-doa. Dari sisi bahasa, sholat sendiri memang bermakna doa.

Akan tetapi seorang muslim tidak boleh meninggalkan sholat dan menggantinya dengan suatu bentuk ritual lain dengan maksud untuk meng-cover fungsi yang serupa. Jadi tidak benar jika ada yang mengatakan bahwa seorang muslim tidak perlu lagi melakukan sholat jika sudah bisa mengingat Allah setiap saat dengan alasan bahwa fungsi sholat adalah untuk mengingat-Nya. Bahkan, melakukan sholat dengan melakukan perubahan pada tata caranya – menyimpang dari tuntunan Nabi saw – pun tidak diperbolehkan. Yang demikian ini karena tidaklah ada yang tahu bagaimana ber-’komunikasi’ dengan Allah kecuali Dia sendiri. Sehingga Allah-lah yang mengatur tata caranya (tauqifi). Sampai kita pun tidak tahu persis mengapa sholat shubuh itu dua rakaat, zhuhur itu empat rakaat, sholat wajib itu lima kali dalam sehari semalam. Tidak ada yang mengetahui semua itu kecuali Allah saja. Dan Allah-lah yang paling tahu tentang rahasia segala tata cara beribadah yang telah Dia tentukan.

 
Adab Pergaulan Muslim
Ditulis oleh Abdur Rosyid   

ImageGaul Tapi Islami : Bisakah? Kesannya gaul itu tidak islami. Apa benar? Bisakah kita jadi gaul tapi tetap islami? Untuk menjawab pertanyaan ini, bagusnya kita lihat saja model ideal seorang muslim: Rasulullah. Beliau adalah sosok yang menyenangkan. Wajahnya sumringah di hadapan sahabat-sahabatnya. Beliau amat baik kepada keluarganya dan amat penyayang kepada anak-anak. Nah, kita sendiri yang juga muslim ini bagaimana? Bisa tidak seperti beliau?

Moral – Respek – Komunikatif

Menjadi gaul yang islami insyaallah bisa kita lakukan dengan minimal tiga kunci: 1) moral, artinya selalu berkomitmen kepada aturan-aturan dan nilai-nilai Islam, 2) respek, artinya menghargai orang lain, dan 3) komunikatif, pandai menjalin komunikasi.

 

 
Manusia Makhluq yang Suka Lupa
Ditulis oleh Abdur Rosyid   

ImageKetika si A masih belum berharta, ia sering berkata,”Seandainya nanti saya kaya, maka saya akan gemar bersedekah”. Ternyata, setelah ia benar-benar menjadi kaya, ia enggan untuk bersedekah, tidak sebagaimana tekadnya ketika hartanya masih sedikit.

Ketika si B menjadi maba di sebuah kampus dan harus menjalani perpeloncoan yang bergaya feodal, maka beberapa tahun ketika ia telah meraih posisi kepanitiaan acara yang sama, ternyata ia pun mengulangi perpeloncoan bergaya feodal yang dahulu ditentangnya habis-habisan.

 
Kepribadian Seorang Muslimah Shalihah
Ditulis oleh Abdur Rosyid   

ImageBagaimanalah gambaran pribadi seorang muslimah yang benar-benar shalihah? Dr. Muhammad Ali Al-Hasyimi telah menuliskan beberapa sifat, karakter dan kepribadian seorang muslimah yang shalihah secara utuh, sebagaimana yang diajarkan oleh Islam dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah. Tidak hanya shalihah kepada Rabb-nya, akan tetapi juga shalihah di tengah-tengah keluarganya, rumah tangganya dan masyarakatnya. Berikut ini ringkasan dari apa yang beliau tulis.

 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 19 - 24 dari 24