Menu Content/Inhalt
Halaman Depan
Bagaimana Menghadapi Perluasan Dakwah?

Untuk menjawab pertanyaan pada judul diatas, marilah kita tengok sejenak perjalanan dakwah Nabi saw. Fathu Makkah (Pembebasan Kota Makkah) merupakan titik awal yang sangat signifikan bagi perluasan dakwah Islam. Setidaknya ada beberapa ciri yang menandai perluasan dakwah Islam pasca Fathu Makkah.

Baca selengkapnya
 
Antara Semakin Dewasa dan Semakin Luntur

Ketika seseorang menapaki jalan dakwah dari waktu ke waktu maka ia pasti mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran. Semakin panjang rute dakwah yang telah ia lewati, maka ia haruslah semakin dewasa dan bijaksana. Seorang juru dakwah haruslah seorang ulul abshar, yang senantiasa cermat dalam menarik pelajaran (ibrah).

Akan tetapi, kita hendaknya bisa membedakan antara semakin dewasa dan semakin permisif, luntur, dan longgar. Keduanya tentu amat berbeda. Semakin dewasa tentu baik. Namun semakin permisif, luntur, dan longgar bukanlah sebuah kemajuan, tetapi sebaliknya : sebuah kemunduran.

Baca selengkapnya
 
Akulturasi Budaya Itu ...

Dahulu, kita memiliki novel-novel yang senantiasa bertemakan perjuangan. Novel-novel itu akhirnya semakin banyak dicetak karena semakin banyak peminatnya. Karena peminatnya itu mempunyai gaya hidup dan budaya yang beragam, maka tema-tema novel kita pun semakin beragam pula. Kini muncul pula novel-novel cinta, novel-novel gaul, dan sebagainya. Ternyata, semakin lama novel-novel itu akhirnya sulit dibedakan dengan novel-novel populer jaman dulu. Yang berbeda hanyalah penerbitnya saja.

Baca selengkapnya
 
Aktualisasi Nilai-Nilai Ramadhan dalam Rutinitas Kehidupan

Bulan Ramadhan merupakan Bulan Tarbiyah (Bulan Pembinaan). Selama Ramadhan kita menjalani proses pembinaan diri dengan program-program yang sudah di-setting oleh Sang Maha Pembina dan Pendidik (Rabb). Keluar dari Ramadhan, kita diharapkan menjadi pribadi yang bertaqwa (muttaqin). Taqwa itulah buah dari Ramadhan. Dan sebaik-baik bekal adalah taqwa. Dengan demikian bulan Ramadhan adalah bulan mencari bekal, dan bekal itu adalah taqwa.

Baca selengkapnya
 
Perbedaan Pendapat Seputar Waktu-waktu Sholat

Batas akhir waktu muwassa’ untuk sholat zhuhur

Perbedaan pendapat :

Pendapat I (Malik, Syafi’I, Abu Tsaur, Dawud) :

bayangan benda sama dengan bendanya.

Pendapat II (salah satu riwayat dari Abu Hanifah) :

bayangan benda dua kali bendanya, dan saat ini merupakan awal sholat ashar.

Pendapat III (riwayat yang lain dari Abu Hanifah, Abu Yusuf, Muhammad) :

akhir waktu zhuhur adalah saat bayangan benda sama dengan bendanya. Tetapi awal waktu ashar bukan saat itu melainkan ketika bayangan benda dua kali bendanya.

Baca selengkapnya
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 28 - 36 dari 94