ImageKetika si A masih belum berharta, ia sering berkata,”Seandainya nanti saya kaya, maka saya akan gemar bersedekah”. Ternyata, setelah ia benar-benar menjadi kaya, ia enggan untuk bersedekah, tidak sebagaimana tekadnya ketika hartanya masih sedikit.

Ketika si B menjadi maba di sebuah kampus dan harus menjalani perpeloncoan yang bergaya feodal, maka beberapa tahun ketika ia telah meraih posisi kepanitiaan acara yang sama, ternyata ia pun mengulangi perpeloncoan bergaya feodal yang dahulu ditentangnya habis-habisan.

ImageBagaimanalah gambaran pribadi seorang muslimah yang benar-benar shalihah? Dr. Muhammad Ali Al-Hasyimi telah menuliskan beberapa sifat, karakter dan kepribadian seorang muslimah yang shalihah secara utuh, sebagaimana yang diajarkan oleh Islam dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah. Tidak hanya shalihah kepada Rabb-nya, akan tetapi juga shalihah di tengah-tengah keluarganya, rumah tangganya dan masyarakatnya. Berikut ini ringkasan dari apa yang beliau tulis.

ImageBulan Ramadhan merupakan Bulan Tarbiyah (Bulan Pembinaan). Selama Ramadhan kita menjalani proses pembinaan diri dengan program-program yang sudah di-setting oleh Sang Maha Pembina dan Pendidik (Rabb). Keluar dari Ramadhan, kita diharapkan menjadi pribadi yang bertaqwa (muttaqin). Taqwa itulah buah dari Ramadhan. Dan sebaik-baik bekal adalah taqwa. Dengan demikian bulan Ramadhan adalah bulan mencari bekal, dan bekal itu adalah taqwa.

Bekal yang kita peroleh dari Ramadhan merupakan nilai-nilai yang akan kita aktualisasikan dalam keseluruhan hari-hari kita sepeninggal Ramadhan. Diantara nilai-nilai tersebut adalah sebagai berikut.